Minggu, 20 Maret 2016

perjuangan Diplomasi Pengembalian Irian Barat Melalui Forum PBB



p    perjuangan Diplomasi Pengembalian Irian Barat Melalui Forum PBB

            Kegagalan perjuangan diplomasi langsung dengan Belanda mendorong pemerintah Indonesia melakukan perjuangan diplomasi  dalam forum PBB. Sejak sidang tanggal 21 September  1954 pemerintah RI berturut-turut membawa masalah Irian Barat dalam forum sidang umum PBB. Dalam sidang tersebut Indonesia meyakinkan bahwa masalah Irian Barat perlu mendapat perhatian internasional karena masalah itu menunjukkan kenyataan penindasan bangsa lain terhadap bangsa Indonesia. Akan tetapi, usaha diplomasi dalam forum PBB juga gagal yang terutama disebabkan oleh adnya dukungan dari negara-negara Eropa terhadap Belanda yang tergabung dalam blok barat. Dukungan terhadap Belanda semakin kuat bersamaan dengan meruncingnya pertentangan antara Blok Barat dan Blok Timur. Dengan demikian, resolusi Irian Barat yang disponsori oleh India tidak dapat dimenangkan karena tidak mencapai kuorum. Oleh karena dalam setiap sidang tidak pernah mencapai kuorum, sejak tanggal 10 Desember 1954 PBB mengesampingkan masalah Irian Barat dalam sidang berikutnyayang berarti persoalan Irian Barat tidak lagi menjadi urusan PBB.Burhanuddin Harahap dengan membubarkan seluruh isi perjanjian KMB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar